Nadiem Makarim Ungkap Perlawanan Pihak Lama di Kemendikbudristek Saat Sidang Tipikor
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengaku lengah menghadapi resistensi selama memimpin kementerian. Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (5/1/2026), Nadiem menyebut ada pihak-pihak lama yang merasa terancam dan dirugikan oleh kebijakannya yang mengutamakan transparansi dan teknologi.
Pencapaian dan Resistensi Perubahan
Nadiem memaparkan sejumlah capaian selama lima tahun menjabat, seperti pengangkatan satu juta guru honorer menjadi P3K, penyederhanaan sertifikasi PPG secara online, serta penggunaan Platform Merdeka Mengajar oleh dua juta guru yang menghemat anggaran triliunan rupiah.
"Tapi beda tipis perbedaan antara idealisme dan kenaifan. Yang terbukti dari kasus ini adalah saya lengah untuk mengantisipasi akan adanya resistensi terhadap perubahan," ujar Nadiem dalam nota keberatannya.
Artikel Terkait
Alasan Podcast Denny Sumargo & Ahok Dihapus YouTube: Pelanggaran Konten & Pengakuan Kecurangan Pilkada
Ammar Zoni Diperas Rp3 Miliar Oknum Penyidik? Ini Fakta Lengkap Sidang Narkoba
KSAD Maruli Sindir Donatur Bencana: Kritik Keras Soal Pencitraan di Sumatra
Agri Fanani Dilaporkan Demokrat: Profil, Kasus SBY, dan Fakta Kontroversi