Jeffrey Epstein dan Putin: Fakta Upaya Dekat, Visa, hingga Tawaran Informasi Trump

- Selasa, 03 Februari 2026 | 14:50 WIB
Jeffrey Epstein dan Putin: Fakta Upaya Dekat, Visa, hingga Tawaran Informasi Trump

Terungkap! Jeffrey Epstein Mati-matian Coba Dekati Vladimir Putin

Rilis dokumen terbaru kasus Jeffrey Epstein mengungkap fakta mengejutkan: terpidana kejahatan seksual itu berulang kali berusaha keras mendekati Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Arsip yang dipublikasikan Departemen Kehakiman AS pada Jumat (30/1/2026) menunjukkan Epstein aktif mengupayakan pertemuan dengan Putin selama bertahun-tahun, bahkan setelah ia divonis karena kejahatan seksual terhadap anak. Hingga kini, tidak ada bukti pertemuan itu benar-benar terjadi.

Nama Putin Muncul Ribuan Kali dalam Dokumen Epstein

Dalam lebih dari 3 juta berkas yang dirilis, nama Vladimir Putin disebut sebanyak 1.055 kali. Banyak penyebutan berasal dari buletin media yang dikirim ke email Epstein, namun sejumlah korespondensi lain membuktikan upaya aktifnya memanfaatkan jaringan untuk mendapatkan akses ke pemimpin Rusia tersebut.

Upaya mendekati Putin ini diduga berlangsung dari 2013 hingga 2018, setahun sebelum Epstein ditemukan meninggal di sel penjaranya.

Upaya Epstein Mendapatkan Visa Rusia

Dokumen juga mengungkap riwayat Epstein yang berusaha mendapatkan visa Rusia sejak setidaknya 2010. Dalam satu pesan, ia menulis, "Apakah saya perlu mengurus visa (Rusia)? Saya punya kenalan yang dekat dengan Putin. Haruskah saya memintanya?"

Pada 2011, ia memberi tahu seorang pengusaha bahwa "Putin mungkin datang ke Amerika", dan menyatakan lebih memilih bertemu di AS.


Halaman:

Komentar