NARASIBARU.COM - Rusia menyatakan kesiapannya untuk terlibat dalam konflik langsung dengan negara-negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).
Begitu yang disampaikan oleh mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Keamanan, di saluran Telegram pada Selasa (26/9).
Dalam pernyataannya, Medvedev mengkritik pasokan senjata dari Barat ke Ukraina. Ia menilai pengiriman senjata semacam itu bisa memicu pecahnya perang.
"Tampaknya Rusia mempunyai semakin sedikit pilihan selain berkonflik langsung dengan NATO," kata Medvedev, seperti dimuat Newsweek.
Artikel Terkait
Korupsi Tambang dan Sawit Rugikan Negara Rp186,48 Triliun, Menteri Keuangan Akan Gunakan AI
Ustaz Abdul Somad Unggah Penolakan Ceramah, Tersangka Korupsi Haji Gus Yaqut Jadi Sorotan
Gus Yahya PBNU Buka Suara Soal Adiknya, Gus Yaqut, Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji
BNPB Hentikan Pencarian Korban Bencana Sumut & Sumbar 2026: Data Korban & Status SAR