NARASIBARU.COM -Sebuah paradoks sedang terjadi di negeri ini. Pasalnya, kasus besar korupsi tidak lagi menjadi perhatian masyarakat Indonesia. Semua justru sibuk pada hal remeh temeh yang tidak substansial.
Begitu kira-kira pandangan Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat, Syahrial Nasution lewat kicauannya di akun media sosial X, platform yang dulu dikenal dengan nama Twitter, pada Kamis (3/8).
Syahrial merasa heran lantaran kasus korupsi yang merajalela di era Jokowi, bahkan diduga hingga menjalar ke dalam kabinet, tidak membuat masyarakat menjadi geram. Indikatornya, tidak ada aksi-aksi dari kalangan mahasiswa maupun aktivis atas kasus-kasus korupsi tersebut.
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah