NARASIBARU.COM - Gagasan PDI Perjuangan mengentaskan kemiskinan ekstrem menjadi 0 persen, dianggap bertolak belakang dengan capaian kerja Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang diusung menjadi kandidat calon presiden (capres).
Pengamat politik Citra Institute, Efriza menilai, gagasan PDIP tersebut seperti menampar muka Ganjar, karena setelah menjabat dua periode belum juga menyelesaikan masalah kemiskinan di Jateng.
“Jika gagasan itu sebagai cambuk buat Ganjar, maka akan menjadi bumerang karena di Jawa Tengah saja ia terbukti tidak berdaya,” ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (10/6).
Dosen ilmu pemerintahan Universitas Sutomo ini menjelaskan, selama sembilan tahun menjabat Gubernur Jateng, Ganjar masih menyisakan 1,97 juta jiwa masuk kategori kemiskinan ekstrem.
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah