NARASIBARU.COM – Warga Desa Watu Gajah, Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo menghadang truk tambang yang melintas. Aktivitas tersebut, diduga mengakibatkan kerusakan fasilitas umum milik warga.
Penghadangan truk tambang itu dilakukan di jalan Desa Watu Gajah, Kabupaten Probolinggo. Mayoritas warga yang menghadang adalah emak-emak.
Truk tambang tersebut, beroperasi bersamaan dengan dimulainya proses pembangunan ruas Tol Probolinggo – Banyuwangi (Probowangi).
Baca Juga: Bangun Kemandirian Anak SDIT Permata Probolinggo Gelar Perjusahad di Lereng Argopuro
Dimana truk tambang tersebut, sehari-hari mengangkut material tanah urug. Penghadangan dilakukan oleh warga setempat karena keberadaan kendaraan besar pengangkut matrial tersebut menyebabkan jalan desa hancur.
Bahkan pipa saluran air bersih untuk warga banyak yang rusak akibat terlindas kendaraan besar. Sejak pembangunan Tol Probowangi, memang terjadi hilir mudik truk tambang.
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Dampaknya
Korban Longsor Cisarua: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas