Bahkan, Petrus dan Andry sama-sama diproses jauh sebelum kasusnya viral di media sosial.
"Prinsipnya kami akan tindak tegas oknum yang menyalahi wewenang, sampai kode etik profesi. Kalau ada unsur pidana kita (Polda Riau, red) akan dalami, Kompol Petrus juga," tegas Irjen Iqbal.
Sebelumnya, viral unggahan personel Brimob Polda Riau bernama Bripka Andry Darma Irawan.
Bripka Andry curhat setoran kepada komandannya hingga ratusan juta rupiah. Bidpropam lakukan pemeriksaan.
BACA JUGA:Kepala Anggota Brimob Terkena Peluru KKB Papua
Curhatan Bripka Andry Darma itu diuploadnya pada akun Facebook bernama AnDrimob Svt Riau Minggu 4 Juni 2023.
Bripka Andry yang berdinas di Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Riau di Rohil itu mengaku diperintahkan komandannya berinisial Kompol PHS untuk mencari penghasilan dari luar kantor.
Sumber: disway
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Dampaknya
Korban Longsor Cisarua: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas