Meski begitu Cak Imin belum berani menolak sekaligus menerima amanah dari Kiai Kholil. Namun setelah berdiskusi dengan Surya Paloh, maka amanah tersebut dapat terlaksana.
“Nah perjalanan panjang itu akhirnya kemana, dan luar biasa sampailah pada saat yang tepat. Hari Senin itu lah saya ketemu bang Surya untuk berdiskusi berbagai hal dan terjadilah peristiwa hari ini,” pungkasnya.
Selain itu, Cak Imin menjelaskan bahwa nilai dan konsep Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) telah sesuai dengan ajaran Nahdlatul Ulama (NU).
“Koalisi Perubahan sejalan dengan ajaran NU, yaitu Al-Muhafadhotu ala Qodimis Sholih wal Akhdzu bil Jadidil Ashlah (memelihara yang lama yang baik dan mengambil yang baru yang lebih baik),” tutur Cak Imin.
Selain itu dirinya juga menyebutkan bahwa makna dari kaidah fiqih tersebut untuk terus menerus memperbarui dan memperbaiki apabila ada sasaran yang lebih baik.
Namun, tidak pernah lupa terhadap pondasi-pondasi kokoh yang telah dirintis dan diwariskan kepada generasi-generasi yang harus dijaga dengan baik.
Hari ini, hasil Rapat Majelis Syuro PKS, yakni resmi mendukung pasangan AMIN (Anies-Cak Imin) di Pilpres 2024. Hal itu diungkapkan langsung oleh Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Syaikhu.
“Alhamdulillah hasil Majelis Syuro ke-9 menghasilkan beberapa poin, Pertama memperkuat Majelis Syuro ke-8 yang mengusung Anies Baswedan sebagai Capres di Pilpres 2024,” ungkap Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Syaikhu.
“Kedua, memutuskan Bapak Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai Bakal Cawapres RI di Pilpres 2024 untuk mendampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024,” pungkasnya.
Sumber: tvone
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah