Kerena itu, politisi Partai Golkar ini menyarankan agar para anak muda tidak terlalu mengandalkan nama orang tuanya. Namun muda dengan penuh pengalaman dan mumpuni kapasitasnya.
"Ini menurut saya ya. Yang betul itu. Kita memilih usia mudanya tapi memang dianya memang mumpuni," tegasnya.
Terlebih, Ridwan Kamil juga mengingatkan bila kekuasaan itu dipegang oleh anak muda yang pengalamannya minim, tentu hal tersebut sangat mengkhawatirkan.
Karena sejatinya, kekuasaan itu adiktif dan mudah diucapkan, namun sulit untuk diterapkan.
"Karena kekuasaan itu adiktif. Legowo itu kalimat yang mudah diucapkan susah diterapkan," tegasnya.***
Sumber: pojoksatu
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah