Hal tersebut disampaikan JK usai menerima kunjungan Ketua MPR Bambang Soesatyo serta Wakil Ketua MPR Ahmad Basara dan Syarif Hasan di kediamannya, pada Rabu (22/5) hari ini.
Ia lantas menyinggung Prabowo agar tidak mengambil langkah serupa seperti Presiden Jokowi yang tiba-tiba menggagas proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Jadi efisiensi kemudian tujuannya jelas yang ada targetnya. Jangan tiba-tiba ada proyek besar. Tiba-tiba katakanlah IKN. Itu tidak ada di janji kampanye, tidak ada di ini, tidak ada di perencanaan, tiba-tiba muncul," kata JK.
Sebelum itu, JK juga mengingatkan pasangan Prabowo-Gibran dapat memiliki rencana kebijakan yang matang sebelum resmi dilantik. Tujuannya agar pemerintahan dapat berjalan efisien.
"Kalau tidak ada perencanaan jangka panjang atau jangka menengah, maka apanya yang mau dikontrol. Karena itu rencana jangka panjang apakah dalam bentuk target atau semacamnya yang lebih efisien," jelasnya.
Ia juga mengingatkan Prabowo agar pemerintahan dapat dijalankan secara efisien. Ia mewanti-wanti efisiensi pengeluaran negara tersebut sudah harus dilakukan sejak tahun pertama kepemimpinan.
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah