"Insinyur jadi beli aspal curahnya sendiri, cari pasirnya sendiri, cari lemnya, batu kerikil dan aduk sendiri untuk jadi aspal. Beli lemnya pun harus ke Jerman karena ada spesifikasi khusus untuk aspal jalan mobil balap," ucap Anies.
Menanggapi hal itu Geisz menyebut bahwa penjegalan Formula E merupakan salah satu kekejaman demi kekejaman yang dilakukan ke Anies.
"Kekejaman demi kekejaman Yg dilakukan kpd Anies selama menjadi Gubernur. Bukan hanya gelaran Formula E yang dihambat tapi banyak hal lainnya yang juga terjadi."
"Semiga Anies juga akan bercerita hal yang lainnya. Yang saya dan teman-teman saksikan secara nyata selama dia jadi Gubernur," pungkasnya.
Warganet pun menyoroti cuitan mantan Komisaris Ancol itu dan menyebut bahwa itu adala hal sadis.
"Sadis ya, tapi yuk bisa yuk, Indonesia menuju perubahan bersama Anies Baswedan Presiden RI 2023. Dari Jakarta Kedaulatan rakyat Indonesia memenangi Pilpres 2024," ucap akun @cona*******.
"Emang harus diakui pak @aniesbaswedan ini "sakti". Saking saktinya, dari mulai Gubernur DKI Jakarta sudah berusaha di jegal, tapi tetap lolos. Sampai ada ide supaya pilkada ditiadakan khawatir nama ARB terus populer, nyatanya tetap populer. Di capres 2024 nanti, jangan tanya lagi," ucap warganet dengan akun @Iso****.
Sumber: newsworthy
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah