Mundur Massal Pimpinan OJK & Dirut BEI: Penyebab, Dampak ke Pasar Modal, dan Tantangan untuk Prabowo

- Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:25 WIB
Mundur Massal Pimpinan OJK & Dirut BEI: Penyebab, Dampak ke Pasar Modal, dan Tantangan untuk Prabowo

Tugas Berat untuk Pemerintahan Prabowo-Purbaya

Proses penggantian pimpinan OJK dan Dirut BEI ini disebutkan akan menjadi ujian serius bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

"Ini tugas berat untuk Presiden Prabowo dan Menkeu Purbaya untuk mencari pengganti mereka yang mundur itu dengan orang yang sama kompetennya atau kalau bisa lebih kompeten," tegas Noval.

Ia memperingatkan, jika pengisian jabatan tidak dilakukan secara profesional dan justru sarat kepentingan, dampaknya bisa sangat buruk bagi masa depan pasar modal nasional.

Daftar Pejabat yang Mengundurkan Diri

Setelah Dirut BEI Iman Rachman mundur, sejumlah pimpinan OJK juga menyusul:


  • Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar

  • Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal (KE PMDK), Inarno Djajadi

  • Deputi Komisioner Pengawas Emiten (DKTK), Aditya Jayaantara

  • Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Mirza Adityaswara

Pengunduran diri massal ini terjadi pada Jumat, 30 Januari 2026, dan menjadi sorotan publik terhadap stabilitas sektor keuangan Indonesia.


Halaman:

Komentar