Fakta Tabung Whip Pink di Apartemen Lula Lahfah: Ungkap Pengantar dan Hasil Penyidikan Polisi
Polisi membenarkan temuan tabung Whip Pink di apartemen mendiang selebgram Lula Lahfah. Penyidikan mengungkap identitas orang yang membawa tabung berisi Nitrous Oxide (N2O) tersebut ke lokasi.
Berdasarkan rekaman CCTV Apartemen, Asisten Rumah Tangga (ART) berinisial A yang mengantarkan tabung pink itu ke kamar Lula sehari sebelum kejadian, yaitu pada Kamis, 22 Januari 2026. A mengambil titipan tabung tersebut dari lobi apartemen.
"Ketika LL sedang di rumah sakit. Kita lihat ada aktivitas dari saudari A yang bekerja sebagai asisten rumah tangga turun ke bawah. Berdasarkan keterangan dari saudari A, saudari A mengambil suatu titipan yang ada di lobi," jelas Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Mohamad Iskandarsyah, pada Jumat (30/1/2026).
"Dari CCTV di lobi kita lihat ke atas saudari A membawa satu bungkusan. Setibanya di atas saudari A sudah menempatkan barang tersebut. Lalu terlihat saudari LL dan saudari C kembali apartemen," lanjutnya. Momen itu menjadi kali terakhir Lula terpantau CCTV dalam kondisi hidup.
Penemuan Jenazah dan Barang Bukti
Pada Jumat, 23 Januari, polisi menerima laporan penemuan jenazah di apartemen Lula Lahfah. Saat olah TKP, polisi mendapati Lula telah meninggal dunia. Selain sejumlah obat-obatan, polisi menemukan tabung Whip Pink yang sebelumnya dibawa ART. Tabung itu justru ditemukan di kamar ART, bukan di kamar Lula.
Artikel Terkait
Gatot Nurmantyo Kritik Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi
Denada Akui Ressa Anak Kandung, Pengacara Bongkar Fakta Hidup Mewah dan Bantah Penelantaran
Jokowi Buka Suara Soal Kasus Korupsi Haji: Setiap Kasus Selalu Kaitkan Nama Saya
Sally Siswi SMK Letris Pamulang Hilang: Kronologi, CCTV, dan Pencarian ke Pool Bus Rosalia