Leonard sendiri merupakan Warga Negara Indonesia yang lahir pada tahun 1978. Ia diangkat sebagai Direktur Independen berdasarkan Keputusan RUPST pada 30 Mei 2018. Kemudian, ia diangkat sebagai Direktur berdasarkan Keputusan RUPSLB pada 27 November 2019, dan terakhir diangkat kembali berdasarkan Keputusan RUPST pada tanggal 30 Maret 2022.
Sarjana Ekonomi Akuntansi dari Universitas Tarumanegara itu pernah menjabat Group Financial Controller PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) pada 2010-2011. Selain itu, Leonard juga pernah menduduki jabatan Group Chief Financial Officer PT Great Giant Pineapple tahun 2011-2018.
Saham SIDO sendiri pada sesi I perdagangan 5 April melonjak 6,06 ke Rp 700.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & Dirut BEI: Penyebab, Dampak ke Pasar Modal, dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Strategi Hedge Fund Global
Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh (KCJB): Solusi, Pembahasan, dan Dampaknya
Dirut KCIC soal Utang Whoosh: Kita Serahkan ke Danantara