Dewi mengatakan, pencapaian UHC untuk 4 Kabupaten/kota ini sudah mencapai di atas 95 persen.
Meski demikian, Provinsi Jambi dalam UHC saat ini di tahun 2023, berada di peringkat terakhir, yakni urutan ke 38 dari 38 provinsi.
"Mudah-mudahan di tahun 2024 nanti 11 kabupaten/kota semuanya sudah UHC, karena trus terang untuk saat ini kondisi Provinsi Jambi untuk UHC kita berada di urutan 38 dari 38 Provinsi," ujarnya.
Sementara itu, Dewi mengatakan dari 88.000 data yang didapatkan, ada sebanyak 77.600 yang tervalidasi, dan 66.086 jiwa yang sudah disalurkannya bantuannya di tahun 2023.
Ia mengatakan, meski pihaknya tidak mencapai di angka 100 persen, namun sudah mencapai di angka 85 persen.
Baca Juga: Sepeda Listrik Selis Sanur Turun Harga Jadi Murah Meriah. Sekali Gas Bisa Tembus 40 Km Lebih
"Ya jadi dari 2023 itu ada data 77,600 yang harus kita kafer, tetapi kemudian yang masuk yang ter palidasi dari Dinas Sosial sekitar 66,086 jiwa (yang bisa kami bayar), kita baru mencapainya di 85%," bebernya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: metrojambi.com
Artikel Terkait
Riza Chalid: Profil, Kasus Korupsi Pertamina, dan Status Buronan Interpol
Jetour T2 Terbakar di Tol Jagorawi: Penyebab, Investigasi, dan Fakta SUV Bensin Turbo
Hasil Investigasi Polda Metro: Bhabinkamtibmas Tak Terbukti Aniaya Penjual Es Gabus
Habib Bahar bin Smith Jadi Tersangka Penganiayaan Banser, Diperiksa 4 Februari 2026