NARASIBARU.COM - Hasil seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2023 di beberapa daerah di Provinsi Jambi menuai protes dari sejumlah peserta, karena menilai adanya kecurangan.
Peserta seleksi PPPK di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh bahkan sempat menggelar unjuk rasa di kantor bupati, minta hasil PPPK 2023 dibatalkan karena adanya indikasi terjadinya kecurangan.
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jambi, Budi Yako turut bersmpatik terhadap peserta PPPK yang merasa dicurangi itu, dan ia memita ada penelusuran dalam persoalan ini.
Baca Juga: Jalan Putus Akibat Diterjang Banjir, Sejumlah Desa di Kerinci Terisolir
"Kta melihat peranan BKD Provinsi Jambi dalam pengawasan, kan nanti ada indikasi-indikasi kecurangan kita berharap ini tidak terjadi," kata Budi Yako kepada awak media belum lama ini.
Artikel Terkait
Riza Chalid: Profil, Kasus Korupsi Pertamina, dan Status Buronan Interpol
Jetour T2 Terbakar di Tol Jagorawi: Penyebab, Investigasi, dan Fakta SUV Bensin Turbo
Hasil Investigasi Polda Metro: Bhabinkamtibmas Tak Terbukti Aniaya Penjual Es Gabus
Habib Bahar bin Smith Jadi Tersangka Penganiayaan Banser, Diperiksa 4 Februari 2026