“Konsepnya nanti kita akan sambungkan sistem Bank Mandiri dan sistem pembayaran di Pemkot Makassar. Masyarakat tinggal pilih mau Aplikasi Pakinta boleh, mau pake Aplikasi dari Livin Mandiri, Atm Mandiri, bahkan membayar ke agen Bank Mandiri juga boleh,” papar Dwi.
Baca Juga: Kapolda Sulsel Inisiasi Deklarasi Pemilu Damai Gandeng Generasi Z
Untuk payung MoUnya sendiri sudah dilakukan tahun lalu. Namun, untuk lebih detailnya sendiri MoU akan dilakukan melalui dinas terkait.
“Seperti pembayaran PBB dan pajak daerah akan dilakukan MoU di Bapenda. Kita juga dapat PR dari pak Sekda untuk mendukung digitalisasi UMKM itu nanti MoUnya dengan Dinas Koperasi dan UKM serta kita juga akan menyasar retribusi di kecamatan,” sebutnya.
Ia berharap kolaborasi kemudahan ini dapat meningkatkan ketaatan wajib pajak untuk tidak lalai membayar pajak.
Baca Juga: Kasdam XIV/Hsn Ajak Pelajar Untuk Mencoblos Di TPS, Suara Pemilih Pemula Strategis
“Apalagi tidak perlu antri membayar pajak. Tinggal buka aplikasi di gawai sudah bisa langsung bayar. Ini sangat mudah. Kami harap masyarakat lebih taat pajak,” harap Dwi. (*)
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: gartonnews.com
Artikel Terkait
Riza Chalid: Profil, Kasus Korupsi Pertamina, dan Status Buronan Interpol
Jetour T2 Terbakar di Tol Jagorawi: Penyebab, Investigasi, dan Fakta SUV Bensin Turbo
Hasil Investigasi Polda Metro: Bhabinkamtibmas Tak Terbukti Aniaya Penjual Es Gabus
Habib Bahar bin Smith Jadi Tersangka Penganiayaan Banser, Diperiksa 4 Februari 2026