“Perdamaian yang adil tidak menciptakan pecundang,” katanya.
Pada Jumat, Kremlin mengatakan akan mengikuti dengan seksama pertemuan antara Zelensky dan Erdogan, menambahkan bahwa mereka akan tertarik untuk mengetahui apa yang dibahas kedua pemimpin, sambil menekankan kemitraan konstruktif dengan Ankara.
Pada pengarahan dengan Zelensky, Erdogan juga mengumumkan bahwa dia akan menjadi tuan rumah mitranya dari Rusia, Vladimir Putin, untuk pembicaraan pada bulan Agustus. Ia mengungkapkan harapan untuk memperpanjang kesepakatan ekspor biji-bijian yang dirancang untuk menjaga agar produk makanan tetap mengalir melalui pelabuhan Laut Hitam di tengah konflik Ukraina.
“Harapan kami, diperpanjang minimal tiga bulan sekali, bukan dua bulan sekali. Kami akan berusaha dalam hal ini dan mencoba meningkatkan durasinya menjadi dua tahun,” kata Erdogan.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Trauma PTSD Denada: Adik Ungkap Reaksi Syok Saat Ditanya Ayah Kandung Ressa
Denada Ganti Bio Instagram Usai Akui Ressa Rizky, Netizen: Gimmick?
Dugaan Aliran Uang Rp50 Juta untuk Ibu Menteri Terungkap di Sidang Kasus K3 Kemnaker
Dokumen Epstein Ungkap Hubungan Hary Tanoe & Trump, Misteri Indonesian CIA Terbongkar