Hoaks Gravitasi Bumi Hilang 7 Detik 12 Agustus 2026: Fakta Sains & Penjelasan Lengkap

- Rabu, 21 Januari 2026 | 14:25 WIB
Hoaks Gravitasi Bumi Hilang 7 Detik 12 Agustus 2026: Fakta Sains & Penjelasan Lengkap

1. Sifat Dasar Gravitasi

Gravitasi adalah gaya tarik-menarik yang dihasilkan oleh massa suatu benda. Bumi memiliki massa yang sangat besar, sehingga menghasilkan medan gravitasi yang kuat. Medan ini tidak dapat dimatikan atau dihentikan secara tiba-tiba seperti saklar lampu.

2. Klaim Gelombang Gravitasi yang Keliru

Pembuat hoaks menyebut penyebabnya adalah "perpotongan dua gelombang gravitasi dari lubang hitam". Ini adalah pernyataan yang menyesatkan:


  • Gelombang gravitasi bergerak pada kecepatan cahaya dan sangat sulit diprediksi jauh hari sebelumnya.

  • Badan yang mempelajari gelombang gravitasi adalah kolaborasi LIGO-Virgo-KAGRA, bukan NASA secara tunggal.

  • Gelombang gravitasi yang terdeteksi di Bumi hanya menyebabkan distorsi ruang-waktu yang sangat-sangat kecil, tidak cukup untuk meniadakan gravitasi planet.


3. Cara Satu-satunya Gravitasi Bumi Hilang

Satu-satunya cara Bumi kehilangan gravitasinya adalah jika massanya hilang atau musnah. Itu berarti seluruh inti, mantel, dan kerak Bumi harus lenyap. Jika ini terjadi, tentu saja tidak akan ada lagi Bumi yang ditinggali, sehingga klaim "jatuh dari langit" menjadi tidak relevan.

Kesimpulan: Hoaks yang Mudah Dibantah

Klaim Bumi kehilangan gravitasi 7 detik pada 12 Agustus 2026 adalah hoaks yang tidak memiliki dasar ilmiah sedikit pun. Gravitasi adalah konsep fundamental yang tidak dapat dihidup-matikan. Masyarakat disarankan untuk selalu memeriksa fakta dan merujuk pada sumber sains yang kredibel sebelum mempercayai informasi yang sensasional di media sosial.


Halaman:

Komentar