1. Sifat Dasar Gravitasi
Gravitasi adalah gaya tarik-menarik yang dihasilkan oleh massa suatu benda. Bumi memiliki massa yang sangat besar, sehingga menghasilkan medan gravitasi yang kuat. Medan ini tidak dapat dimatikan atau dihentikan secara tiba-tiba seperti saklar lampu.
2. Klaim Gelombang Gravitasi yang Keliru
Pembuat hoaks menyebut penyebabnya adalah "perpotongan dua gelombang gravitasi dari lubang hitam". Ini adalah pernyataan yang menyesatkan:
- Gelombang gravitasi bergerak pada kecepatan cahaya dan sangat sulit diprediksi jauh hari sebelumnya.
- Badan yang mempelajari gelombang gravitasi adalah kolaborasi LIGO-Virgo-KAGRA, bukan NASA secara tunggal.
- Gelombang gravitasi yang terdeteksi di Bumi hanya menyebabkan distorsi ruang-waktu yang sangat-sangat kecil, tidak cukup untuk meniadakan gravitasi planet.
3. Cara Satu-satunya Gravitasi Bumi Hilang
Satu-satunya cara Bumi kehilangan gravitasinya adalah jika massanya hilang atau musnah. Itu berarti seluruh inti, mantel, dan kerak Bumi harus lenyap. Jika ini terjadi, tentu saja tidak akan ada lagi Bumi yang ditinggali, sehingga klaim "jatuh dari langit" menjadi tidak relevan.
Kesimpulan: Hoaks yang Mudah Dibantah
Klaim Bumi kehilangan gravitasi 7 detik pada 12 Agustus 2026 adalah hoaks yang tidak memiliki dasar ilmiah sedikit pun. Gravitasi adalah konsep fundamental yang tidak dapat dihidup-matikan. Masyarakat disarankan untuk selalu memeriksa fakta dan merujuk pada sumber sains yang kredibel sebelum mempercayai informasi yang sensasional di media sosial.
Artikel Terkait
Kasus Ijazah Jokowi: Menunggu Keputusan Kejaksaan, Akankah Langsung P21 atau P19?
Jenazah Pramugari Florencia Lolita Wibisono Teridentifikasi Tim DVI Polri, Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42 di Gunung Bulusaraung
Purbaya Klaim Bisa Perkuat Rupiah dalam 2 Malam, Benarkah? Ini Faktanya
Viral WNI Berhijab Jadi Tentara AS: Syifa di National Guard, Risiko Kehilangan Kewarganegaraan