Ronald melanjutkan, ancaman pistol itu terjadi ketika istrinya (anak Tante Ratih) yang masih SMA saat itu, berniat untuk membawa dan merawat Ressa. "Sampai akhirnya diancam pakai pistol itu," katanya.
Ketika Denny Sumargo bertanya siapa yang mengancam, Ronald dan Ratih serempak menjawab, "Suaminya mbak Emil (Pak Ussama)."
Perjalanan Panjang Ressa ke Tangan Tante Ratih
Setelah ditawar-tawarkan ke beberapa orang dan tidak ada yang mau menerima, akhirnya bayi Ressa ditawarkan kepada Tante Ratih oleh Emilia Contessa sendiri.
"Ditawarkan ke beberapa orang... Akhirnya, biar saya," ujar Ratih.
Ressa yang baru berusia 10 hari kemudian dibawa jauh dari Jakarta ke Surabaya menggunakan pesawat, lalu dilanjutkan perjalanan darat menuju Banyuwangi untuk diserahkan kepada Ratih.
Ratih mengungkapkan kekecewaannya karena selama 24 tahun, tidak ada komunikasi atau bantuan biaya dari pihak keluarga Denada untuk membesarkan Ressa. "Tidak pernah dibiayai dari jauh, tidak ada komunikasi selama 24 tahun," tegasnya.
Kisah awal pengasuhan Ressa ini semakin menguak dinamika keluarga rumit di balik polemik pengakuan anak yang sedang menyita perhatian publik.
Artikel Terkait
Iran Siapkan Kuburan Massal untuk Tentara AS: Persiapan Perang atau Pesan Politik?
Mensos Gus Ipul Salurkan Santunan Rp15 Juta ke Ahli Waris Korban Tewas Banjir Sumatra
Tessa Mariska Klaim Ayah Kandung Ressa Anak Denada adalah Rapper, Ini Faktanya
Longsor Bandung Barat: 60 Kantong Jenazah Ditemukan, 20 Korban Masih Hilang