"Jika polisi serius, mereka tidak akan membiarkan insiden semacam itu. Ada kelalaian dari otoritas (Israel) dan ini mendorong para ekstremis itu," pungkasnya.
Daher juga menyampaikan bahwa selama beberapa bulan terakhir, warga kristen Palestina dan gereja telah mengalami beberapa kali penyerangan.
"Gereja-gereja mengadu ke polisi Israel, tetapi tidak ada apa pun (tindakan)," tegasnya.
Sebanyak delapan ribu warga Kristen Palestina di Yerusalem, beberapa diantaranya juga merasakan apa yang diderita Muslim Palestina.
Kelompok ekstrimis dan pasukan bersenjata Israel kian menjadi sejak akhir tahun 2023.
Membuat warga muslim dan kristen di Palestina semakin geram dengan penyerangan, persekusi dan bahkan pembunuhan yang terjadi.
Pihak Israel pada Rabu, 4 Oktober 2023 mempublikasikan bahwa polisi Israel telah menangkap lima tersangka.
Serta telah membentuk tim khusus untuk menangani peningkatan keluhan dan permusuhan pada warga kristen.***
Sumber: pikiranrakyat
Artikel Terkait
Dharma Pongrekun Viral, Warganet Minta Maaf Usai Rilis Epstein Files: Fakta Lengkap
Jeffrey Epstein dan Putin: Fakta Upaya Dekat, Visa, hingga Tawaran Informasi Trump
Trauma PTSD Denada: Adik Ungkap Reaksi Syok Saat Ditanya Ayah Kandung Ressa
Denada Ganti Bio Instagram Usai Akui Ressa Rizky, Netizen: Gimmick?