NARASIBARU.COM - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memuji strategi kelompok militan Lebanon, Hizbullah, yang menyerang Israel di tengah pertempuran dengan Hamas.
Dalam sebuah pertemuan di West Palm Beach, Florida pada Rabu (11/10), Trump mengatakan serangan Hamas ke Israel tidak akan pernah terjadi jika ia menjadi presiden.
Alih-alih, Trump menyalahkan pemerintahan Joe Biden karena membuat Israel rentan diserang, bukan hanya oleh Hamas, tetapi juga Hizbullah.
"Dua malam yang lalu, saya membaca pernyataan staf keamanan Biden, dapatkah Anda bayangkan, staf pertahanan nasional, dan mereka berkata, 'Wah, saya harap Hizbullah tidak menyerang dari utara, karena di sanalah titik paling rentan'. Saya berkata, 'Tunggu sebentar.' Anda tahu, Hizbullah sangat cerdas. Mereka semua sangat pintar," kata Trump, seperti dimuat New York Post.
Artikel Terkait
Danantara Ambil Alih 28 Perusahaan di Sumatra, Termasuk Tambang Agincourt Grup Astra
Insiden Paspampres vs Pers Inggris di London: Kronologi Lengkap & Tanggapan Resmi
Indonesia dalam Dewan Perdamaian Trump: Pelanggaran Prinsip Bebas Aktif?
Satpam SMP di Luwu Utara Dihajar Murid Saat Tegur Bolos: Kronologi & Fakta Polisi