Dengan memaksakan anaknya jadi Cawapres, justru menunjukkan wajah asli Jokowi ke publik yang selama ini tidak terlihat.
Hal ini juga bisa meruntuhkan kinerja baik selama 9 tahun ini yang sudah dibangun susah payah.
"Jokowi menjadi presiden selama dua periode tidak terlepas dari dirinya yang dianggap mewakili harapan Reformasi tahun 1998 ternyata malah menunjuk wajah aslinya," jelas Hari.
Seharusnya, Jokowi yang dituntut memiliki rasa kenegaraan lebih mementingkan nama baik negara, bukan kelompok semata apalagi koalisi
"Manuver yang dilakukan Jokowi beberapa waktu belakangan ini nampak perlawanannya terhadap cita-cita reformasi yang anti KKN," pungkas Hari.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Trauma PTSD Denada: Adik Ungkap Reaksi Syok Saat Ditanya Ayah Kandung Ressa
Denada Ganti Bio Instagram Usai Akui Ressa Rizky, Netizen: Gimmick?
Dugaan Aliran Uang Rp50 Juta untuk Ibu Menteri Terungkap di Sidang Kasus K3 Kemnaker
Dokumen Epstein Ungkap Hubungan Hary Tanoe & Trump, Misteri Indonesian CIA Terbongkar