REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR—Polres Bogor mengaku sedang melakukan pemeriksaan terhadap dua dokter forensik yang melakukan visum terhadap Habib Bahar bin Smith. Bahar bin Smith dilaporkan tertembak pada Jumat (12/5/2023). Visum tersebut dilakukan di Rumah Sakit PMI Bogor.
Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin, mengatakan pemeriksaan yang dilakukan ialah terkait hasil visum dari laporan kasus tersebut. “Kami sedang melakukan permintaan keterangan terhadap dokter forensik terkait hasil visum sehingga menjadi alat bukti. Ada dua (dokter),” kata Iman kepada Republika.co.id, Senin (22/5/2023).
Lebih lanjut, Iman mengatakan, sejauh ini ada 18 orang saksi yang dimintai keterangan atas laporan penembakan Habib Bahar. Kendati demikian, ia tidak menyebut secara rinci siapa saja yang diperiksa oleh kepolisian.
“Saksi sudah kami mintai keterangan 18 orang,” ujarnya.
Artikel Terkait
Surat Bunuh Diri Anak SD di NTT: Dampak Kemiskinan pada Kesehatan Mental Anak
Ancaman Militer AS ke Iran: Analisis Dampak Diplomasi Hegemoni & Solusi Global
Saif al-Islam Gaddafi Tewas Ditembak: Kronologi, Profil, dan Dampaknya bagi Libya
SMA Siger Bandar Lampung Izinnya Ditolak, Siswa Harus Pindah Sekolah