Namun lagi-lagi, yang ia tekankan adalah terkait keaslian komunitas yang terbentuk.
"Nah itu persoalannya, bukan didesain," tuturnya, dikutip dari kanal YouTube Refly Harun pada Selasa, 23 Mei 2023.
Mantan Komisaris PT Jasa Marga itu pun menilai bahwa hal yang disampaikan oleh Rocky Gerung adalah hal yang riil.
Bukan tanpa alasan, ia mengungkapkan saat ini lembaga survei bisa dikuasai oleh kelompok atau tokoh tertentu dengan uang.
"Soalnya adalah penguasaan lembaga survei adalah dengan membayarnya. Uang," ucapnya.
Refly Harun pun menegaskan bahwa yang terpenting saat ini adalah bukan siapa yang menang atau kalah, melainkan adil dan tranparansi dalam setiap proses penyelenggaraan Pemilu.
Menurutnya, penipuan yang dilakukan melalui lembaga survei merupakan hal yang berbahaya.
Ia pun meragukan pemimpin yang mungkin akan dihasilkan dari memanipulasi hasil survei.
"Kalau mulai tipu-tipu di lembaga survei, wah gawat juga. Bayangkan, untuk berkompetisi saja kita main tipu, main bohong, bagaimana kalau kita mau jadi pemimpin nantinya," ucapnya.
"Khawatirnya kemudian kita terbiasa menenangkan rakyat dari tipuan," kata Refly menambahkan.
Ia pun berharap agar Indonesia bisa mendapatkan pemimpin yang jujur dan amanah.
"Mudah-mudahan kita dijauhkan dari pemimpin yang seperti itu dan kita mendapatkan pemimpin yang amanah, yang jujur ya," tutur Refly Harun. [IndonesiaToday/Kilat]
Sumber: kilat.com
Artikel Terkait
MUI Dukung Prabowo Gabung Dewan Perdamaian Gaza Trump: Syarat & Analisis Lengkap
Strategi Politik Jokowi: Rahasia Tak Pernah Kalah Menurut Prinsip Sun Tzu
Ressa Rizky Rossano Dituding Tolak Akui Anak, Mantan Istri Bongkar Fakta Pernikahan
Dharma Pongrekun Viral, Warganet Minta Maaf Usai Rilis Epstein Files: Fakta Lengkap