Dugaan manipulasi hasil survei Jokowi dan Ganjar Pranowo itu diungkap oleh pengamat politik Rocky Gerung.
Menurut Rocky Gerung, hasil survei Jokowi dan Ganjar Pranowo telah dimanipulasi habis-habisan lantaran lembaga survei yang kini disusupi oleh kepentingan politik.
Menanggapi pernyataan Rocky Gerung terkait dugaan manipulasi hasil survei Jokowi dan Ganjar Pranowo itu, Refly Harun ikut buka suara.
Ia mengatakan, saat ini masyarakat mulai tidak percaya terhadap lembaga survei.
Refly Harun juga mempertanyakan keaslian hasil survei yang dihasilkan oleh para lembaga survei.
Hal ini, kata Refly Harun, dapat dibuktikan dengan perbedaan angka yang sangat jauh di antara lembaga survei.
"Kita juga agak bingung. Survei dilakukan secara serempak, dengan waktu yang kurang lebih sama, tapi hasilnya jomplang sekali," kata Refly Harun.
Kemudian, mantan Staf ahli Mahkamah Konstitusi itu juga sangsi dengan survei yang diadakan setiap minggu.
Meski demikian, ia menekankan bahwa persoalan di sini adalah terkait keabsahan hasil survei dari para lembaga.
"Apa iya tiba-tiba setiap minggu selalu ada survei? Apakah orang akan berubah?" ujarnya.
"Bisa iya, bisa tidak. Tapi sekali lagi, persoalannya adalah harus ada survei yang genuine," lanjutnya.
Refly menjelaskan, ada komunitas yang mungkin terbentuk apabila suatu lembaga survei memiliki preferensi.
Artikel Terkait
Dharma Pongrekun Viral, Warganet Minta Maaf Usai Rilis Epstein Files: Fakta Lengkap
Jeffrey Epstein dan Putin: Fakta Upaya Dekat, Visa, hingga Tawaran Informasi Trump
Trauma PTSD Denada: Adik Ungkap Reaksi Syok Saat Ditanya Ayah Kandung Ressa
Denada Ganti Bio Instagram Usai Akui Ressa Rizky, Netizen: Gimmick?