Jesslyn Dorothea, Co-Founder dan CMO dari Houmi menyebutkan bahwa peluncuran platform tersebut menjadi sebuah wadah inovasi untuk membantu masyarakat dalam transaksi properti.
Bukan tanpa alasan, Jesslyn membeberkan, pada tahun 2024 ada peningkatan signifikan terkait minat masyarakat dalam pembelian rumah.
Dari kajian yang dilakukan pihaknya, ada beberapa faktor yang menyebabkan hal tersebut meningkat. Pertama, kondisi ekonomi yang mulai stabil dan suku bunga yang rendah yang telah mempermudah banyak orang untuk mendapatkan pembiayaan.
Kedua, lanjutnya, adalah kesadaran akan pentingnya memiliki hunian yang nyaman dan aman meningkat, terutama setelah Pandemi Covid-19 yang mendorong keluarga untuk mencari rumah dengan fasilitas yang lebih baik dan ruang yang lebih luas untuk bekerja dari rumah.
Ketiga, yakni populasi Indonesia yang semakin produktif, terutama di usia 15-64 tahun, telah mendorong permintaan akan rumah tinggal.
“Sehingga Houmi hadir untuk mengatasi kebutuhan ini dengan menyediakan ekosistem digital yang memudahkan agen, pemilik, dan pengembang properti untuk mempercepat proses penjualan dan pembelian properti,” kata Jesslyn.
Dia pun memastikan bahwa melalui aplikasi Houmi tersebut, proses pemasaran hingga transaksi jual-beli akan menjadi lebih mudah, cepat dan aman.
“Kami percaya bahwa kebutuhan properti di Indonesia akan terus meningkat dan memerlukan terobosan seperti aplikasi Houmi,” tuturnya.
Artikel Terkait
Dugaan Aliran Uang Rp50 Juta untuk Ibu Menteri Terungkap di Sidang Kasus K3 Kemnaker
Dokumen Epstein Ungkap Hubungan Hary Tanoe & Trump, Misteri Indonesian CIA Terbongkar
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002 dan Tautan ke Donald Trump
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Segera Urus Sertifikat di BPN!