Untuk diketahui, Jokowi memberikan dukungan kepada Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden yang berpasangan dengan putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, pada Pilpres 2024 lalu.
Pasangan Prabowo-Gibran memenangi Pilpres 2024 setelah mengalahkan dua pasangan calon lain, Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo - Mahfud MD.
Menurut Prabowo, dirinya tidak terpengaruh dengan adanya upaya memisahkan dirinya dengan Jokowi.
Baginya, upaya tersebut hanya untuk bahan tertawaan saja.
"Ada yang sekarang mau memisah-misahkan saya sama Pak Jokowi. Lucu juga untuk bahan ketawa boleh, jangan. Kita jangan ikut," kata Prabowo.
Menurut kepala negara, upaya memecah belah biasanya dilakukan oleh orang-orang yang tidak suka dengan Indonesia.
Seperti politik adu domba devide et impera yang digunakan Belanda saat masa penjajahan dulu.
"Dari ratusan tahun devide et impera itu adalah taktik strategi untuk memecah belah umat dan bangsa Indonesia, enggak usah dihiraukan," pungkasnya
Sumber: Tribunnews
Artikel Terkait
Atalia Praratya Buka Suara Soal Isu Lisa Mariana & Aura Kasih di Sidang Cerai Ridwan Kamil
Partai Demokrat Bantah SBY Dalang Kasus Ijazah Jokowi, Tegaskan Roy Suryo Bukan Kader
Suami Wardatina Mawa Akui Sudah Menikah dengan Inara Rusli, Tunjukkan Bukti: Maskawin-Saksi Nikah
Menhan Sjafrie Warning Bahaya! Ada Negara dalam Negara, TNI Langsung Disiagakan Amankan Bandara IMIP