Saat prosesi acara digelar, masyarakat Desa Dayurejo yang berjumlah sekitar 10 ribu jiwa sangat antusias menonton, belasan karya seni yang menyerupai ogoh-ogoh diarak oleh warga seperti karnaval.
Tidak hanya itu, gunungan berisi susunan hasil bumi dan aneka makanan pun ikut juga diarak, sampai ke kantor desa. Di kantor desa, masyarakat setempat sudah sesak memenuhi jalan.
Ketika gerbang dibuka dan warga dipersilakan mengambil gunungan hasil bumi, antusias warga pun tidak terbendung untuk berebut. Bahkan, gerbang desa yang belum sepenuhnya terbuka didorong sampai melengkung hampir jebol.
Banyak orang tertindih termasuk emak-emak.
Sumber: kumparan
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Dampaknya
Korban Longsor Cisarua: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas