Menyikapi hal ini, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda TNI Julius Widjojono justru mempertanyakan keaslian celana yang diduga mirip dengan loreng TNI.
"Pertanyaannya siapa orang itu? Apakah yakin dia TNI? Celana seperti itu bisa dibeli di Pasar Senen atau Pasar-pasar lainnya?" Kata Julius kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (22/8).
Namun, bila warga masyarakat memiliki bukti cukup untuk menunjukkan keaslian celana tersebut, Julius justru berterima kasih.
"Jika ada data jelas pelaku anggota TNI kami sangat berterima kasih dan akan diproses hukum. Namun jika itu bukan anggota TNI maka ini pencemaran nama baik, maka proses hukum akan juga berlaku. Hanya dengan celana loreng lalu simpulkan TNI," pungkas Julius
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Dampaknya
Korban Longsor Cisarua: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas