Namun. Apa daya peribahasa tersebut juga dirasakan oleh Nahkoda dan ABK Tugboat yang membawa tongkang batubara di Jambi.
Setelah tidak boleh melintas di darat kini operasional angkutan batubara yang melintas jalur sungai justru juga tengah menghadapi masalah.
Pasalnya, Provinsi Jambi kini tengah menghadapi musim hujan yang membuat debit air sungai Batanghari meluap dan terus meningkat.
Baca Juga: Kebijakan Gubernur Jambi Penghentian Operasional Angkutan Batubara, Fadhil Arief: Kita Setuju
Baca Juga: Rapat batubara, Ketua DPRD Jambi: Jangan Mengandalkan Jalur Sungai, Jalan Khusus Harus Dibangun
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, banyak Tugboat pembawa tongkang batubara diketahui tidak bisa melintas di bawah Jembatan Tembesi.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: kabarjambikito.id
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Dampaknya
Korban Longsor Cisarua: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas