DENPASAR,radarbali.id - Tim SAR gabungan terlihat sibuk dengan kondisi darurat pada Jumat malam (26/1/2024). Bunyi sirine ambulans meraung-raung. Tim ini ternyata mengevakuasi seorang ABK MV Volta berangkat dari Australia hendak menuju Tiongkok.
Korban berinisoam SRJ, 51, asal Filipina, dengan kondisi Suspect Cardiac. Berlangsung Jumat 26 Januari 2024 sekitar pukul 17.53.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar I Nyoman Sidakarya mengatakan, penindakan ini berawal ketika pihaknya mendapatkan laporan Kapten Kapal berbendera Marshall Island tersebut, Jumat 26 Januari 2024 sekitar pukul 17.53. "Kapten kapal mengaku ABKnya membutuhkan penanganan medis," tuturnya.
Baca Juga: Aduh! Jalan Rusak Parah di Kota Denopasar Sepanjang 38.796 Km, Begini Kata PUPR
Anggota dikerahkan ke laut dan mengarah ke kapal yang diketahui berangkat dari Australia hendak menuju Cina ini sambil menghubungi pihak agen kapal, PT. Bayu Cipta Samudra untuk menyepakati posisi medivac (Medical Evacuation).
Pengukuran posisi awal kapal dari Pelabuhan Benoa berjarak kurang lebih 24.2 Nm.
"Sebelum menggerakkan personil, koordinasi terlebih dahulu dengan VTS Beno agar bisa mengetahui lokasi aman melakukan medivac," ujarnya.
Baca Juga: Kabar Gembira! 1.900-an Peserta Lolos Seleksi PPPK, Pemkab Badung Siapkan SK Formasi 2023
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Dampaknya
Korban Longsor Cisarua: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas