KLIKANGGARAN -- Kepala Badan Perencanaan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Drs. H. Aspar, memberikan apresiasi kepada USAID yang dengan melalui program USAID ERAT melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pencegahan Perkawinan Anak bersama beberapa pihak terkait belum lama ini di Masamba.
Pelaksanaan FGD tersebut menjadi starting point oleh pemerintah daerah di dalam penanganan persoalan perkawinan anak, khususnya di kabupaten Luwu Utara. “Pertemuan ini menjadi sangat penting. Di mana kita mengetahui bahwa Pemda Luwu Utara sangat serius dalam perlindungan anak, termasuk dalam mencegah terjadinya perkawinan anak,” tutur H. Aspar.
Untuk itu, ia mengapresiasi program USAID ERAT yang telah ikut andil membantu memfasilitasi upaya pemerintah daerah dalam persoalan ini. “Kehadiran program USAID ERAT ini adalah bukti bahwa pemerintah daerah tidak sendiri di dalam melaksanakan pembangunan, dibutuhkan kolaborasi multipihak dalam penyelenggaraan pelayanan publik,” imbuhnya.
Baca Juga: Heboh Minjae Main Drama 'Debut Group', Benarkah Keluar dari SM Entertainment dan Pindah ke YM?
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Dampaknya
Korban Longsor Cisarua: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas