Menanggapi hal tersebut, Soeyoto mengungkit pernyataan seorang menteri yang tidak mempercayai kemampuan anak bangsa sendiri sehingga menggunakan tenaga kerja asing.
Sementara itu, Presiden Jokowi juga seolah mengiyakan omongan menteri tersebut serta menyebut karya orang Indonesia seperti SD Inpres era Soeharto.
“Karena Menterinya tidak percaya kemampuan Anak Bangsa sendiri, dan Presidennya meng-iyakan dengan mengatakan karya Orang Indonesia seperti SD Impres,” ujar Soeyoto, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @soeyoto1 pada Sabtu (17/6/2023).
Belum lama ini, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut dan Presiden Jokowi menyinggung perihal tenaga kerja asing yang dipekerjakan di proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN).
Luhut mengatakan bahwa anak bangsa belum memiliki cukup kemampuan sehingga pemerintah mempekerjakan tenaga asing di proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Sementara itu, Presiden Jokowi mengatakan tidak ingin hasil pembangunan IKN seperti SD Inpres di era Presiden Soeharto sehingga perlu mempekerjakan tenaga asing untuk IKN.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah