Menurut Fahri, koalisi yang ada saat ini hanya drama untuk memancing pemberitaan saja. Padahal, konteksnya sekadar pertemuan belaka.
Sementara di satu sisi, yang ingin diketahui publik adalah efek pada kebijakan negara di masa yang akan datang. Artinya, para balon perlu menampilkan apa-apa saja yang hendak dicapai jika mereka memimpin negeri ini.
Untuk itu, Wakil Ketua DPR Periode 2014 hingga 2019 ini mengingatkan para elite untuk tidak lagi menampilkan politik basa-basi yang tak bermakna bagi kepentingan rakyat.
“Apa yang dia (calon pemimpin) pikirkan, mau dibawa ke mana bangsa ini? Hal-hal itu (gagasan) tidak boleh ditutupi hanya basa-basi seperti yang terjadi selama ini,” pungkasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti