“Ya kalau ditanya tentang politik dinamis. Saya dari dulu sudah, sampai tadi pun juga Saya sampaikan H minus 1 jam juga bisa berubah. Kita udah melihat dari berapa kali kita ikut pemilu gitu kan, kita kan bukan yang baru sekali. Ini kan sudah menjadi hal yang istilahnya tidak mengagetkan lagi,” ujar wanita yang akrab disapa Sara ini.
“Apa pun yang terjadi itu apakah akan ada perubahan last minute, istilahnya enggak ada yang bisa dijadikan tetapi pada saat ini belum ada kepastian siapa yang menjadi cawapres,” sambung keponakan Prabowo itu.
Dia juga memastikan bahwa keputusan cawapres ada di tangan Prabowo. “Dari awal pendiri, istilahnya dari didirikannya Gerindra ini ini sudah dari awal kami menghormati keputusan dari pimpinan tertinggi dalam hal ini beliau apalagi bukan hanya Ketua Umum tapi juga Ketua Dewan Pembina,” tuturnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, semua partai punya mekanisme masing-masing. “Itulah kenapa kami kalau bicara mewakili partai pun enggak mungkin itu bicaranya tanpa ada koordinasi dari atas dan kepastian karena yaitu mereka adalah pengambil keputusan dalam hal ini apapun yang menjadi keputusan dari Pak Prabowo itu pasti akan kami hormati,” pungkasnya.
Sumber: sindonews
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah