"Dia merasa bagian dari partai yang kemudian akan dipersoalkan publik karena tidak jujur dalam soal pengangkatan Ganjar, jadi Effendi sebetulnya mengucapkan sesuatu yang secara etis ditunggu-tunggu oleh publik," jelas Rocky.
Kemudian Rocky menduga dukungan kepada Prabowo merupakan protes Effendi terhadap pencapresan Ganjar, karena sebagai internal PDIP, ia mengetahui prosesnya tidak demokratis.
"Semacam protes Effendi itu bahwa dia enggak setuju dengan Ganjar, kira-kira itu kan jalan pikirannya, nah kalau enggak sesuai dengan Ganjar itu artinya Effendi sebagai orang partai itu tahu bahwa prosesnya tidak demokratis, kan itu dasarnya," ujarnya.
"Jadi kalau misalnya dipanggil oleh semacam Dewasnya PDIP bagus juga, tapi saya kira Effendi akan bilang ya memang saya merasa bahwa ada yang tidak demokratis di situ kan," tandasnya.
Sumber: kontenjatim
Artikel Terkait
Eggi Sudjana Akui Keaslian Ijazah Jokowi di Solo, Ini Pernyataan Peradi
Analisis APBN 2025: Penerimaan Turun, Belanja & Utang Naik, Defisit Nyaris 3%
PDIP Terbitkan Surat Edaran Larangan Korupsi: Isi & Instruksi Megawati
Respons PDIP Soal Ambisi PSI Kuasai Jawa Tengah di Pemilu 2029: Analisis & Target Kaesang