NARASIBARU.COM -Tindakan Tentara Nasioal Indonesia (TNI) mencabut baliho salah satu kandidat Calon Presiden di wilayah tanah lahan TNI di Muara Teweh Barito Utara, Kalimantan Tengah diapresiasi kalangan wakil rakyat di Senayan DPR RI.
Anggota Komisi 1 DPR RI Almuzzammil Yusuf menilai, pencabutan baliho merupakan bukti konkret dari netralitas TNI dalam menghadapi momentum Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ke depan.
Ketua Polhukam DPP PKS Almuzzammil Yusuf menyambut baik tindakan TNI yang menjunjung tinggi netralitas dalam proses demokrasi di Indonesia. Tindakan ini sejalan dengan amanat Undang-Undang bahwa TNI dan Polri wajib menjaga netralitas dalam pelaksanaan Pemilu, baik Pilpres maupun Pilkada.
"Netralitas ini merupakan bagian penting dari upaya melahirkan Pemilu yang berlangsung dengan lancar, jujur, dan adil," demikian kata Almuzammil, Senin (17/7).
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah