"Itu urusan internal Golkar. Tidak ada hubungannya dengan kita," tegasnya.
Jokowi juga tidak mau ikut campur perihal keinginan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia yang secara terbuka bersedia menjadi calon Ketua Umum Partai Golkar bila dilaksanakan Munaslub.
Menurut Jokowi, hal itu tak ada hubungannya dengannya. Jika nama-nama tersebut memang berkeinginan untuk maju, maka itu menjadi urusan masing-masing.
"Kalau Pak Luhut, Pak Bahlil, Pak Bamsoet punya keinginan (sebagai Ketum Golkar), itu urusan beliau-beliau, bukan urusan kita," tandas Jokowi.
Saat memberikan keterangan pers, juga hadir mendampingi Jokowi Luhut Binsar Pandjaitan dan Bahlil Lahadalia.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah