Menurutnya, situasi tersebut sangat menarik jika diamati. Terlebih sepertinya AHY masih tidak disepakati oleh internal Koalisi Perubahan.
"Maksud saya gini, kalau cawapresnya AHY apakah NasDem akan hengkang, kalau cawapresnya bukan AHY apakah Demokratnya yang akan hengkang, ini menarik," ujarnya.
"Masalahnya adalah sepertinya AHY tidak disepakati. Kalau kita tidak sepakati kan susah," lanjut dia.
Meski begitu, pakar hukum tata negara itu menyebut sejumlah figur yang berpeluang menjadi cawapres dari Anies, seperti Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo.
"Maksudnya adalah kan tidak boleh ada jalan buntu. Kalau AHY tidak disepakati ya mbok ya Khofifah tapi Khofifah misalnya tidak disepakati oleh kubu Demokrat apakah Gatot bisa disepakati," pungkas Refly.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Rocky Gerung Kritik Sumbangan Rp17 Triliun ke BoP: Ironi dengan Bunuh Diri Siswa SD karena Tak Beli Buku
Prabowo Diminta Tuntut Erick Thohir Soal Dugaan Penyimpangan Aset BUMN
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas