Polisi menyebut wanita yang mengamuk itu berinisial RT. Ia terindikasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
"Terindikasi gangguan jiwa, disebutkan dalam surat Dinas Sosial Kota Medan tanggal 27 Oktober 2021," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi kepada SuaraSumut.id.
Menurut Hadi, insiden bermula ketika kedatangan Presiden Jokowi dengan berjabat tangan dan foto dengan beberapa relawan.
"Ketika RI 1 akan menuju Tribun di sebelah kanan videotron, terdapat seorang Ibu yang akan menerobos Tim Tirai," ungkap Hadi.
4. Teriak dan Gigit Tangan Petugas
Wanita itu diserahkan Tim Tirai yang ada di sekitar lokasi. Selanjutnya, Tim Tirai mencoba menenangkan RT untuk tidak bikin keributan. "Namun RT tetap teriak-teriak sambil melemparkan air dan sandal," kata Hadi.
Melihat hal itu, kata Hadi, petugas mengamankan dan mencoba membawanya ke belakang kursi undangan. "Namun RT menjatuhkan diri dan teriak-teriak dan selanjutnya diamankan oleh relawan dan ormas yang ada di sekitarnya," jelasnya.
"Di luar kejadian ini, juga terdapat personel pengamanan yang digigit tangannya oleh Ibu tersebut," sambung Hadi.
Usai mengamankan RT, personel pengamanan lalu membawanya keluar dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah