Apakah tidak ada kendala kerja sama PKB dan PKS? Kata Aji, koalisi PKS-PKB sudah terbukti efektif pada Pilkada Jateng 2018.
"Masuknya Cak Imin dan PKB, membantu Anies bersaing ketat dalam Pilpres. Menambah kekuatan dua provinsi besar, Jateng dan Jatim yang selama ini masih minim," tambahnya.
Namun, yang perlu dimitigasi adalah kemarahan Demokrat sebagai dampak masuknya PKB dan menggeser Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Jika kemarahan itu berujung pada keluarnya Demokrat, suara pemilih otomatis berkurang.
Tapi, saat ini, lanjut Aji, Demokrat juga akan kebingungan di internalnya sendiri. Karena belum nampak pelabuhan politiknya yang bisa digunakan untuk bersandar.
Baca juga : PKB Hengkang, Prabowo Akan Kehilangan Suara Di Jateng Jatim
"Untuk membuat pelabuhan sendiri, amat sulit. Tinggal menunggu takdir saja. Karena semua parpol saat ini sudah memiliki koalisinya masing-masing," pungkasnya.
Diketahui, hari ini NasDem dan PKB akan mendeklarasikan duet Anies-Cak Imin sebagai pasangan Capres-Cawapres di Pilpres 2024 mendatang. Deklarasi tersebut dilakukan di Hotel Majapahit, Surabaya, Jawa Timur.
Sumber: rmid
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah