NARASIBARU.COM - Kritikus Faizal Assegaf mengungkapkan bahwa bisa jadi Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar diusik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena kemarahan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Namun juga tidak menutup kemungkinan diusiknya Cak Imin oleh KPK karena Presiden Joko Widodo (Jokowi), pasalnya bersatunya PKB dengan Anies Baswedan bersama NasDem membuat ruang gerak mantan Wali Kota Solo itu semakin terjepit.
"Istana dan KPK sangat hati-hati. Sebab bersatunya Nasdem dan PKB usung Anies-Cak Imin, membuat ruang gerak Jokowi semakin terjepit. Itu poinnya!" ucapnya dikutip WE NewsWorthy dari akun X pribadinya, Senin (4/9).
Citra Jokowi akan semakin rusak jika PKB disentuh, tapi faktor kemarahan SBY setelah Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) gagal menjadi cawapres Anies patut diperhitungkan dalam pengusutan korupsi di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) era Cak Imin.
"Nasdem sudah diobok-obok. Jika PKB pun dizalimi, imbasnya semakin merusak citra Jokowi. Namun, kemarahan SBY lantaran anaknya gagal jadi Cawapres, juga patut diwaspadai," ujarnya.
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah