Hal itu karena meme tentang Gibran, kaesang Pangarep dengan keluarganya sudah beredar kemana-mana.
Bahkan menurut Rocky itu tidak ada berhenti, apalagi Meme itu ditempelkan bersamaan dengan semacam sinisme kepada partai Gerindra.
Di mana hal itu menjadi problem psikologi baru nantinya menurut Rocky, ketika seandainya keduanya nanti memimpin Republik Indonesia.
Menyambung soal Prabowo-Gibran, Hersubeno Arief jurnalis senior menyinggung soal orang-orang sekilas melihat dan berkesimpulan bahwa Gibran akan menjadi beban.
Merespons hal tersebut, mantan dosen UI dan filsuf ini mengatakan kalau Prabowo sudah terlatih untuk menerima fakta soal Gibran akan menjadi beban.
"Mungkin bagi Gerindra, udah lah, gampang lah tampung semua, nanti belakangan dibersihkan," ujar Rocky.
Lanjut Rocky Gerung menyatakan kalau kematangan-kematangan ini dan semua yang dipaksakan, suatu waktu akan menjadi racun.
Hal ini karena Gibran yang berusia 36 tahun dan 2 tahun memimpin di pemerintahan sebagai Wali Kota Solo. Dan menjadi kurang matang. Karirnya pun melesat karena langsung didaulat sebagai Bacawapres.
"Itu artinya ketidakmatangan akan mengganggu proses yang akan datang, ketidakmatangan politik dari Gibran, ketidakmatangan dia dalam pemerintahan itu akan terlihat pada hari-hari pertama, dan itu akan bikin frustasi tentu pada kabinet," ujarnya.
"Dan pak Prabowo bukan orang yang cukup sabar untuk mentolerir sesuatu yang lambat matangnya, tapi mudah-mudahan itu gak terjadi," ujarnya.
Sumber: tvone
Artikel Terkait
Rocky Gerung Kritik Sumbangan Rp17 Triliun ke BoP: Ironi dengan Bunuh Diri Siswa SD karena Tak Beli Buku
Prabowo Diminta Tuntut Erick Thohir Soal Dugaan Penyimpangan Aset BUMN
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas