Saat kemudian NasDem memilih masuk ke dalam barisan yang bertentangan dengan pemerintahan saat ini, Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut bahwa NasDem mendapat tantangan yang besar. "Karena ada pemegang status quo yang tidak ingin perubahan. Itulah sebabnya muncul tantangan yang amat besar," paparnya.
"Sementara perubahan yang ingin didorong bukan pergantian orangnya, perubahan paradigmanya. Perubahan cara kita mengelola negeri ini, cara kita memandang pembagian sumber daya di negeri ini. Karena kita ingin sekali bapak ibu sekalian bahwa setiap kita bisa menjadi tuan rumah di negeri kita sendiri. Itu yang kita mau," tandas Anies.
Sumber: jawapos.
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah