Apalagi kata Kang Tamil, partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu juga tidak berani tegas kepada Jokowi yang secara jelas di ruang publik memberikan diksi-diksi yang menyindir PDIP.
"Sudah lah, kita nggak usah menutup mata atau membohongi diri, jelas hari ini bahwasanya Jokowi itu mendukung Prabowo. Tapi PDIP tidak pernah dan tidak berani memanggil Jokowi. Nah ini kan jelas, ini yang saya katakan kebancian politik daripada PDIP," tutur Kang Tamil.
Namun demikian, Kang Tamil meyakini, PDIP tidak tegas terhadap Jokowi karena masih berharap suara pemilih Jokowi juga masuk ke pasangan capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
"Hari ini PDIP mau apa? Di satu sisi, PDIP ini nggak suka dan nggak senang dengan apa yang dilakukan Jokowi dan Gibran, tapi di satu sisi PDIP ini masih berharap suara-suara pemilih Jokowi itu juga masuk kepada Ganjar dan Mahfud, nah ini yang saya katakan kebancian politik dari PDIP," pungkas Kang Tamil.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah