Rakyat sebagai pembayar pajak, kata Ray, tidak terlayani dengan baik di saat para pejabatnya maju dalam Pilpres.
"Ingin ngejar jabatan, tapi di satu sisi takut kehilangan jabatan. Ini tidak fair untuk rakyat. Tidak adil untuk kita yang membayar pajak tidak terlayani," tutur Ray.
Dirinya mengatakan waktu para kandidat akan tersita dalam kegiatannya sebagai capres cawapres.
Padahal, di satu sisi para kandidat ini tetap menggunakan fasilitas negara.
"Karena banyak waktu mereka terpakai untuk kegiatan mereka tersita untuk kepentingan pemenangan sehingga tugas mereka sebagai abdi negara banyak tersita," pungkas Ray.
Sumber: Tribunnews
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah