Bahkan diskon juga berlaku untuk produk pencuci muka Garnier yang dibanderol Rp 36.000 dari seharusnya Rp 45.600 atau diskon sebesar 35 persen. Selain produk-produk L’Oreal, Unilever yang disebut sebagai perusahaan yang diindikasi pro Israel juga turut memberikan diskon ke konsumen.
Hal ini terlihat dari sejumlah produk, seperti Depdorant Rexona yang diskon 20 persen dari sebelumnya dibanderol Rp 28.600 turun menjadi Rp 22.500. Lalu, Deodorant Dove Go Fresh hingga Invisible Day juga turun dari sebelumnya Rp 27.300 menjadi Rp 17.500.
Dibanderol diskon, produk-produk tersebut masih tetap digandrungi konsumen yang datang di Watson. Hal ini sebagaimana diakui oleh seorang konsumen Watson bernama Putri yang ditemui JawaPos.com.
Dia mengaku tetap membeli foundation Fit Me lantaran sudah terbiasa menggunakan produk tersebut. “Terbiasa pakai foundation itu (Fit Me Matte Poreless). Mau coba yang lain, takut gak cocok. Udah jadinya, pakai yang biasa aja,” ujar Putri.
Sementara itu, belum bisa dipastikan bahwa diskon yang diberikan supermarket serba ada dari produk kecantikan hingga kesehatan berkaitan dengan maraknya ajakan boikot produk pro Israel.
Seorang karyawan menyebut, sejumlah produk memang sering diberi diskon. Apalagi menjelang momen akhir tahun, yakni mendekati Natal dan Tahun Baru.
“Gak tau (berhubungan atau tidak dengan boikot). Biasanya emang sering banyak diskon sih akhir tahun gini,” ujar salah satu penjaga tenant kepada JawaPos.com.
Sumber: jawapos
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah