"Kaesang ini ibarat anak seumur jagung, masuk di politik, tidak paham tindak tanduk, bagaimana langkah-langkah strategi politik, ya saya paham itu. Tapi kalau dia menyatakan bingung tentang apa yang dikatakan Ganjar, ya jelas, karena pemikirannya nggak nyampe," paparnya dengan tegas.
Kang Tamil juga menegaskan bahwa posisi Ganjar Pranowo dalam politik sangat jelas, yaitu tidak fanatik terhadap Presiden Jokowi. Ganjar dianggapnya akan menjalankan program-program Jokowi yang dianggap baik, sementara yang dianggap tidak baik tidak akan dilanjutkan.
"Ganjar tak menghamba 100 persen kepada Jokowi. Buktinya dia berani mengatakan bahwa penegakan hukum di era Jokowi lemah, dia berani mengatakan itu, walaupun wakilnya sendiri (Mahfud MD) Menko Polhukam, yang notabenenya bagian dari penegakan hukum. Itu memang kata hati Ganjar," pungkas Kang Tamil.
Artikel ini mencerminkan ketegangan dan pertanyaan yang muncul terkait konsistensi PSI, sementara memberikan ruang bagi pembaca untuk mempertimbangkan argumen dari kedua belah pihak.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: argumen.id
Artikel Terkait
Rocky Gerung Kritik Sumbangan Rp17 Triliun ke BoP: Ironi dengan Bunuh Diri Siswa SD karena Tak Beli Buku
Prabowo Diminta Tuntut Erick Thohir Soal Dugaan Penyimpangan Aset BUMN
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas