"Sebab "maju" berarti juga cerdas dan beradab," tegasnya.
Menjawab cuitan Pendiri Majalah Tempo itu, @Ondoafi4 menulis, bahwa Presiden Jokowi akan membayar sangat mahal pada waktunya nanti atas kepemimpinan amburadulnya dalam upaya merawat demokrasi.
"Dia bersama pasukan oligarkinya akan coba terus menetralisir tiap tiap kotoran yg ditinggalkan sepanjang proses Pilpres," jelasnya.
Akun lain yakni @TheCurut007 berpendapat, bahwa dengan membiarkan anaknya yakni Gibran nyapres melalui jalan haram, itu sudah menunjukkan Presiden sudah berat sebelah. "Pesimis aja kalau yg mulia raja ngibul ini netral," kritiknya.
Sementara itu @anwarsupeno berpendapat, bahwa Presiden Jokowi hanyalah manusia biasa. "Sehebat hebatnya perencanaan manusia pasti ada celah kegagalan. Dan itu sudah terbukti karena selama 9 tahun sudah banyak program yang tidak berjalan sesuai rencana," tulisnya. ***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: korantimor.com
Artikel Terkait
Eggi Sudjana Akui Keaslian Ijazah Jokowi di Solo, Ini Pernyataan Peradi
Analisis APBN 2025: Penerimaan Turun, Belanja & Utang Naik, Defisit Nyaris 3%
PDIP Terbitkan Surat Edaran Larangan Korupsi: Isi & Instruksi Megawati
Respons PDIP Soal Ambisi PSI Kuasai Jawa Tengah di Pemilu 2029: Analisis & Target Kaesang